Senin, 09 Juli 2018

5. GEOGRAFI DALAM KEHIDUPAN MANUSIA



5. GEOGRAFI DALAM KEHIDUPAN MANUSIA
Nama: Vena Jua Ana Verison
NPM: 16517066
Kelas: 1PA11

Kali ini saya akan membahas mengenai persebaran flora dan fauna berdasarkan iklim. Nah sebelumnya, perlu diketahui bahwa persebaran makhluk hidup di muka bumi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu :
·         Faktor Biotik : Meliputi manusia, hewan dan tumbuhan.
·         Faktor Abiotik : Meliputi suhu, kelembaban udara, angina, dll.
Karena faktor-faktor di ataslah maka flora dan fauna yang ada di suatu daerah belum tentu terdapat di daerah yang lainnya. Hal ini bisa dijelaskan juga karena dahulu bumi ini terdiri dari sebuah benua yang sangat besar yang disebut dengan Pangaea, namun seiring berjalannya waktu, benua tersebut terpisah-pisah menjadi seperti sekarang ini. Hal itu juga yang menyebabkan perbedaan jenis makhluk hidup yang ada pada tiap belahan muka bumi.
Karena iklim di setiap wilayah di muka bumi berbeda-beda, maka persebaran flora dan faunanya juga berbeda-beda. Lalu bagaimana pembagiannya? Mari kita bahas lebih lanjut.
PEMBAGIAN FLORA BERDASARKAN IKLIM
1.      Hutan Hujan Tropis
Ciri-ciri dari hutan hujan tropis adalah hutan ini sangat lebat dan hijau sepanjang tahun, tidak mengalami musim gugur, dan terdiri dari beragam jenis tumbuhan yang heterogen. Hutan hujan tropis dapat ditemui di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Irian Jaya.
Flora yang terdapat di wilayah hutan hujan tropis adalah kayu meranti, ulin, dan kapur, serta pohon-pohon berkayu besar lainnya. Pada pohon-pohon ini biasanya terdapat tumbuhan-tumbuhan lain yang menumpang seperti anggrek dan tumbuhan merambat lainnya seperti rotan.
Hutan ini terdiri dari hutan hujan tanah kering dengan ketinggian 1000-3000 mdpl dan hutan hujan tanah rawa dengan ketinggian 5-100 mdpl.
2.      Hutan Musim / Hutan Meranggas
Hutan ini biasanya terdapat di daerah dengan suhu udara yang tinggi yang terletak pada ketinggian antara 800-1200 mdpl. Pohon-pohonnya jarang sehingga sinar matahari dapat mencapai permukaan tanah. Ciri-ciri pohonnya adalah tahan kekeringan dengan tinggi sekitar 12-35 m. daunnya juga mengalami gugur pada musim kemarau dan kembali hijau pada musim hujan. Contohnya adalah pohon jati, kapuk, dan angsana.
3.      Hutan Sabana
Sabana merupakan padang rumput yang luas yang ditumbuhi pepohonan dan semak-semak. Hutan sabana biasanya terdapat di daerah yang memiliki musim kemarau yang lebih panjang daripada musim hujan, contohnya di daerah Nusa Tenggara. Hutan ini terdiri dari hutan sabana dengan pohon palma (900 mdpl) dan hutan sabana casnarina (1600-2400 mdpl).
4.      Hutan Hujan Daerah Sedang
Terdapat di daerah pantai sebelah barat di wilayah dataran tinggi zona equator dan tropis (Amerika Serikat & Eropa). Ciri-cirinya adalah daun pohonnya selalu hijau namun kurang rimbun, pohonnya tidak terlalu tinggi, daunnya lebih kecil dan tidak banyak semak (pakis, agthis, palem, bambu, dan belukar).
5.      Hutan Rontok Daerah Sedang
Terdapat di daerah dengan iklim sangat dingin dan relative hangat (Amerika Utara & Eropa Barat). Contoh tanamannya adalah cemara, pinus, dan pohon kecil (perdu).
6.      Hutan Berdaun Jarum
Terdapat di daerah pegunungan tinggi wilayah tropical (Kanada Utara &Siberia). Jenis pohonnya antara lain adalah pinus, larix, dan sequoia.
7.      Hutan Berkayu Keras
Terdapat di daerah iklim mediteranian. Ciri pohonnya adalah daunnya selalu hijau, tidak terlalu tinggi namun berkayu dan berdaun keras (pohon oak, zaitun).
8.      Stepa
Stepa adalah padang rumput yang diselingi dengan pohon-pohon kecil di daerah tropis ke subtropis (Australia, Argentina, Brazil, Amerika Serikat, Afrika Utara).
9.      Tundra
Tundra adalah rumput kerdil yang mampu bertahan dalam cuaca sangat dingin yang terdapat di daerah perbatasan kutub (Rusia Utara, Kanada Utara, Finlandia, Norwegia). Contoh tumbuhannya adalah lumut.
10.  Gurun
Tumbuhan yang mampu hidup di daerah dengan iklim gurun adalah tumbuhan yang tahan terhadap kekeringan yang sangat lama seperti kaktus dan rumput berduri. Daerah ini terletak di Afrika, Saudi Arabia, Australia, Peru, Mongolia, dan Pakistan.

PEMBAGIAN FAUNA BERDASARKAN IKLIM
Alfred Russel Wallace pada tahun 1876 membagi wilayah persebaran fauna menjadi 8 wilayah yaitu sebagai berikut :
1.      Ethiopian
Daerah ini meliputi benua Afrika, Madagaskar, dan Arab bagian selatan. Hewan yang terdapat di daerah ini antara lain gorilla, simpanse, jerapah, babon, badak Afrika, gajah Afrika, kuda nil, dll.
2.      Paleartik
Daerah ini meliputi hampir seluruh benua Eropa, Uni Soviet, daerah perbatasan kutub utara, pegunungan Himalaya, Kepulauan Inggris, Jepang, Selat Bering, dan Benua Afrika paling utara. Hewan yang terdapat di daerah ini antara lain panda, unta, rusa kutub, kucing kutub, dan beruang kutub.
3.      Nearktik
Daerah ini meliputi Amerika Serikat, Amerika Utara, dan Greenland. Hewan yang terdapat di daerah ini antara lain kalkun liar, bison, caribou, domba gunung, dan muskox.
4.      Neotropikal
Daerah ini meliputi Amerika Tengah, Amerika Selatan, dan sebagian besar wilayah Meksiko. Hewan yang terdapat di daerah ini antara lain ikan piranha, belut listrik, tapir, dan kera hidung merah.
5.      Oriental
Daerah ini meliputi Asia Selatan dan Asia Tenggara. Hewan yang terdapat di daerah ini antara lain harimau, orang utan, gajah, beruang, banteng, rusa, badak becula dua, berbagai reptil, dan badak bercula satu.
6.      Australian
Daerah ini meliputi Australia, Selandia Baru, Irian, dan Maluku. Hewan yang terdapat di daerah ini antara lain koala, cocor bebek (mamalia bertelur). Burung cendrawasih, kasuari, betet, kakaktua, kura-kura, piton, buaya, kangguru, dan kiwi.
7.      Oceanic
Daerah ini meliputi kepulauan di Samudra Pasifik, faunanya hampir sama dengan daerah Australian.
Daerah ini meliputi kutub Selatan. Hewan yang terdapat di daerah ini antara lain rusa kutub, anjing laut, beruang kutub, penguin, dan kelinci kutub (hewan yang tahan terhadap cuaca yang sangat dingin).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sistem Informasi Psikologi

  Sistem Informasi Psikologi Tugas Sistem Informasi Psikologi     Disusun Oleh : Nama : Vena Jua Ana Verison NPM : 16517066   ...