4. PERKEMBANGAN SEKSUAL
DAN ASEKSUAL
Nama: Vena Jua Ana Verison
NPM: 16517066
Kelas: 1PA11
Bioteknologi Seksual
dan Aseksual
1. Pembiakan
seksual dan aseksual
Pembiakan
terbagi menjadi 2, yaitu pembiakan secara seksual dan pembiakan secara
aseksual. Pembiakan secara seksual yaitu dilakukan melalui perkawinan yang
melibatkan 2 individu, seperti yang terjadi pada manusia dan hewan. Sedangkan
pembiakan secara aseksual tidak melibatkan individu lain, karena tidak melalui
perkawinan. Misalnya yang terjadi pada bakteri atau amoeba. Ia membelah selnya
sendiri untuk mempertahankan jenisnya. Kemudian terjadi pada kebanyakan
tumbuhan. Mereka bereproduksi secara tidak kawin.
2. Pembiakan
aseksual
adalah proses reproduksi
dimana keturunan timbul dari orang tua tunggal, dan mewarisi gen dari satu
orang tua. Aseksual adalah reproduksi yang tidak melibatkan meiosis, ploidi
pengurangan, atau fertilisasi. Sebuah definisi yang lebih ketat adalah
agamogenesis yang adalah reproduksi tanpa fusi gamet. Pembiakan aseksual adalah
bentuk reproduksi organisme bersel tunggal seperti archaea, bakteri, dan
protista. Banyak tanaman dan jamur bereproduksi secara aseksual juga.
pembiakan aseksual misalnya
Membelah diri, Tunas (Reproduksi), pembiakan vegetatif, Fragmentasi,
Sporogenesis, Partenogenesis, dan Apomiksis.
3. Pembiakan
seksual
melibatkan penyatuan serbuk
sari (jantan) dan sel telur (betina) untuk memproduksi biji. Sebuah biji
tersusun atas tiga bagian yaitu kulit biji sebagai pelindung biji, endosperma
sebagai cadangan makanan, dan embrio yang merupakan calon tanaman. Ketika biji
telah dewasa dan berada pada lingkungan yang sesuai maka biji akan mulai
berkecambah.
Secara umum, terdapat dua tipe
pembiakan secara seksual yaitu :
1. isogami
Isogami adalah tipe
perkembangbiakan dengan dua gamet yang dihasilkan oleh kedua tetua tidak
berbeda satu sama lain atau sama secara morfologis sehingga dinamakan
‘’isogametes’’.
2. heterogami
2. heterogami
Salah
satu contoh pembiakan seksual adalah padi
Bioteknologi secara
sederhana sudah dikenal oleh manusia sejak ribuan tahun yang lalu. Sebagai
contoh, di bidang teknologi pangan adalah pembuatan bir, roti, maupun keju yang
sudah dikenal sejak abad ke-19, pemuliaan tanaman untuk menghasilkan varietas-varietas baru di bidang pertanian, serta pemuliaan dan
reproduksi hewan. Di
bidang medis, penerapan bioteknologi pada masa lalu dibuktikan antara
lain dengan penemuan vaksin, antibiotik, dan insulin walaupun masih dalam jumlah yang terbatas akibat
proses fermentasi yang tidak sempurna. Perubahan signifikan terjadi
setelah penemuan bioreaktor oleh Louis Pasteur. Dengan alat ini, produksi antibiotik maupun vaksin
dapat dilakukan secara massal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar